Loading...

Monday, 17 October 2011

Irihadi Lawan Ferry Ramly Dalam Pemilu Bupati Banteng

BENTENG – Tuntas sudah penyelenggaraan pesta demokrasi Pemilihan Bupati/Wakil Bupati Bengkulu Tengah (Benteng) Sabtu kemarin (16/10). Meski belum ada ketetapan resmi dari KPU Benteng, berdasarkan hasil rekapitulasi perhitungan sementara dari 11 pasang calon hampir dipastikan pasangan calon nomor urut 7 Irihadi-Wasik Salik dan pasangan calon nomor urut 1 Ferry Ramli-Buyung masuk dan akan bertarung kembali Pilkada putaran kedua yang dijadwalkan akhir Desember 2011 ini.
Dari 10 kecamatan, pasangan calon Irihadi-Wasik Salik memperoleh suara terbanyak dengan mengantongi 13.846 suara atau 22,89 persen dari total keseluruhan 60.975 suara. Atau menang tipis dari pasangan calon Ferry Ramli-Buyung yang mengantongi 13.523 suara atau 22,36 persen. Diusul Mahyudin-Nawawi yang mengantongi 11.572 suara atau 19,13 persen dan pasangan calon nomor urut 2 Edison Simbolon – Rahmat Ali dengan mengantongi 10.759 suara atau 17,79 persen.
Menariknya, hasil perhitungan rekapitulasi Pilkada Benteng tidak jauh berbeda dengan hasil polling pembaca di koran RB yang menempatkan Ferry-M Sobrie dan Irihadi-Wasik pada posisi teratas. Namun demikian perolehan suara bisa saja berubah mengingat masih ada beberapa TPS di pedalaman belum masuk. Hanya saja tak akan berpengaruh signifikan terhadap total perolehan suara masing-masing pasangan calon, Irihadi dan Ferry Ramly tetap di posisi teratas.
Sementara itu 7 pasang calon lainnya mengantongi suara tidak labih dari 5.000 suara atau 7 pesen dari total suara. Seperti pasangan calon nomor urut 6 Alfian Toni- Eddy Susanto yang mengantongi 3.910 suara atau 6,47 persen, disusul Herlambang- Cucu Yudaningrum mengantongi 2.671 suara atau 4,42 persen, Bambang Suseno-Arpan Nawawi yang merupakan pasangan calon nomor urut 4 ini memperoleh 2.408 suara atau 3,98 persen. Menyusul Made Sukiade-Edi Effendi memperoleh 732 suara atau 1,21 persen.
Selanjutnya pasangan calon nomor urut 3 Duano-Darzian Syahril yang hanya mampu mengantongi 505 suara atau 0,84 persen yang unggul tipis dari pasangan nomor urut 10 Matasar-Abdul Gani dengan perolehan 301 suara atau 0,50 persen. Di urutan buncit pasangan calon nomor urut 9 Roman Cavisa-Amalia Zulkarnain. Dari 10 kecamatan pasangan ini hanya mampu mendulang 250 suara atau 0,41 persen.
Golput 14 Persen
Dari total suara yang sah sebanyak 62.877 suara ditambah suara yang tidak sah (batal) sebanyak 2.400 suara dengan angka Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 73.086 maka angka pemilih golongan putih (golput) mencapai 9.711 orang atau sejumlah 13,96 persen. Dari data tersebut di atas membuktikan partisipasi masyarakat Benteng untuk menggunakan hak suaranya terbilang tinggi yang mencapai angka di atas 86, 13 persen.
Irihadi Menang di 3 Kecamatan
Sementara itu, pantauan RB, dari 10 kecamatan yang ada di Benteng, Irihadi-Wasik menang telak di tiga kecamatan besar. Seperti, di Karang Tinggi sebanyak 2.688 suara, Taba Penanjung sebanyak 1573 suara dan Pondok Kelapa sebanyak 3.970 suara. Sedangkan pasangan calon yang diusung oleh Partai Golokar Ferry-M Sobrie mengusai dua kecamatan lainnya. Masing-masing Kecamatan Talang Empat dengan 1.944 suara dan Pematang Tiga dengan meraup 1.222 suara.
Sementara itu Mahyudin-Nawawi dan Edison-Rahmat Ali masing-masing juga mengusai 2 kecamatan yang ada di Benteng. Dua kecamatan yang ditaklukan Anggota DPD RI itu yakni di Pondok Kubang dengan 1.192 suara dan Pagar Jati sebanyak 1.154 suara. Dua kecamatan lainnya yang dimenangkan oleh Edison- Rahmat Ali yakni di Kecamatan Meringi Sakti 874 suara dan Merigi Kelindang dengan 916 suara. Sedangkan satu kecamatan terakhir, Kecamatan Bang Haji didominasi oleh Herlambang-Cucu yang mengantongi 1.070 suara dari total 3.617 suara.
Menariknya Desa Sunda Kelapa Kecamatan Pondok Kelapa yang digendang-gedangkan bakal menjadi lumbung suara Made-Edi Effendi lantaran merupakan basis massa masyarakat Bali, dalam pemilihan kemarin dikuasi oleh pasangan calon Irihadi- Wasik yang mengantongi 218 suara. Sedangkan Made Edi Effendi hanya mampu meraup 2 suara di dua TPS di desa tersebut.
Bukan hanya Made, kekalahan pahit juga dirasakan oleh pasangan calon Duano-Darzian. Di TPS 4 Desa Pasar Pedati yang merupakan TPS pencoblosan Darzian, pasangan itu hanya mampu meraup 7 suara. Di TPS tersebut malah pasangan Irihadi-Wasik yang berjaya dengan mengantongi 56 suara. (ble/rif)
Irihadi-Ferry Unggul Tipis
Pasangan calon Irihadi-Wasik Salik dan Ferry Ramli- M Sabrie dipastikan melangkah maju ke Pemilihan Bupati/Wakil Bupati Bengkulu Tengah (Benteng) putaran kedua akhir Desember 2011 mendatang. Meski belum penetapan resmi, hasil hitung cepat KPU Benteng sudah menunjukan perolehan suara pasangan Irihadi-Wasik dan Ferry-M Sabri unggul dari 9 pasangan calon yang lain.
Berdarkan situs resmi www.kpu-benteng.org penghitungan di 268 Tempat Pemungutan Suara (TPS) rampung. Hasilnya tetap menempatkan pasangan calon Irihadi-Wasik diposisi teratas dengan mengantongi 13.840 suara atau 22,68 persen dari total suara sah 61.010 suara. Atau menang tipis 112 suara, dari Ferry-M Sabri yang meraup 13.728 suara. Disusul dengan pasangan calon nomor urut 8, Mahyudin Sobri-Nawawi Kadir dengan 11. 887 suara atau 19,48 persen dan pasangan calon Edison Simbolon- Rahmat Ali dengan 10.974 suara.
Tidak jauh berbeda dengan hasil rekapitulasi sebelumnya, perolehan suara 7 pasang calon sangat tertinggal jauh. Seperti pasangan calon nomor urut 6 Alfian Toni- Eddy Susanto yang mengantongi 3.733 suara atau 6,47 persen, disusul Herlambang- Cucu Yudaningrum mengantongi 2.671 suara atau 4,42 persen, Bambang Suseno-Arpan Nawawi yang merupakan pasangan calon nomor urut 4 ini memperoleh 2.408 suara atau 3,98 persen. Menyusul Made Sukiade-Edi Effendi memperoleh 732 suara atau 1,21 persen.
Selanjutnya pasangan calon nomor urut 3 Duano-Darzian Syahril yang hanya mampu mengantongi 505 suara atau 0,84 persen yang unggul tipis dari pasangan nomor urut 10 Matasar-Abdul Gani dengan perolehan 301 suara atau 0,50 persen. Di urutan buncit pasangan calon nomor urut 9 Roman Cavisa-Amalia Zulkarnain. Dari 10 kecamatan pasangan ini hanya mampu mendulang 250 suara atau 0,41 persen.
Irihadi Menang di 3 Kecamatan
Sementara itu, pantauan RB, dari 10 kecamatan yang ada di Benteng, Irihadi-Wasik menang telak di tiga kecamatan besar. Seperti, di Karang Tinggi sebanyak 2.688 suara, Taba Penanjung sebanyak 1573 suara dan Pondok Kelapa sebanyak 3.970 suara. Sedangkan pasangan calon yang diusung oleh Partai Golokar Ferry-M Sobrie mengusai dua kecamatan lainnya. Masing-masing Kecamatan Talang Empat dengan 1.944 suara dan Pematang Tiga dengan meraup 1.222 suara.
Sementara itu Mahyudin-Nawawi dan Edison-Rahmat Ali masing-masing juga mengusai 2 kecamatan yang ada di Benteng. Dua kecamatan yang ditaklukan Anggota DPD RI itu yakni di Pondok Kubang dengan 1.192 suara dan Pagar Jati sebanyak 1.154 suara. Dua kecamatan lainnya yang dimenangkan oleh Edison- Rahmat Ali yakni di Kecamatan Meringi Sakti 874 suara dan Merigi Kelindang dengan 916 suara. Sedangkan satu kecamatan terakhir, Kecamatan Bang Haji didominasi oleh Herlambang-Cucu yang mengantongi 1.070 suara dari total 3.617 suara.
Menariknya Desa Sunda Kelapa Kecamatan Pondok Kelapa yang digendang-gedangkan bakal menjadi lumbung suara Made-Edi Effendi lantaran merupakan basis massa masyarakat Bali, dalam pemilihan kemarin dikuasi oleh pasangan calon Irihadi- Wasik yang mengantongi 218 suara. Sedangkan Made Edi Effendi hanya mampu meraup 2 suara di dua TPS di desa tersebut.
Bukan hanya Made, kekalahan pahit juga dirasakan oleh pasangan calon Duano-Darzian. Di TPS 4 Desa Pasar Pedati yang merupakan TPS pencoblosan Darzian, pasangan itu hanya mampu meraup 7 suara. Di TPS tersebut malah pasangan Irihadi-Wasik yang berjaya dengan mengantongi 56 suara. (ble/rif)

Sumber : Rayak Bengkulu